smart and sexy mom

10 mitos soal kehamilan

Posted on: 24/11/2009


SEBAGAI pasangan muda yang sama-sama sehat dan tak memiliki masalah dengan alat reproduksi, rasanya berat sekali bebannya jika hingga beberapa waktu tak kunjung memiliki momongan. Apalagi kalau ingin cepat-cepat punya momongan. Kadang jika sudah seperti ini semua informasi dari berbagai pihak langsung ditelan bulat-bulat.

Berikut ini mitos-mitos keliru yang tak jarang mengundang “hawa panas” dalam rumahtangga:
1. Saya akan segera hamil begitu berhenti memakai alat kontrasepsi.
Hal ini menyesatkan dan membingungkan karena pada kenyataannya setiap pasangan yang memutuskan untuk hamil setelah menghentikan alat kontrasepsi, membutuhkan dua sampai tiga kali daur haid hingga organ reproduksi kembali siap menerima proses pembuahan.

2. Saya tidak memakai alat kontrasepsi hormonal, jadi pasti kami bisa segera punya momongan.
Bukan berarti karena tidak berada di bawah pengaruh kontrasepsi hormonal maka Anda bisa segera hamil. Masih banyak pengaruh faktor lain yang harus diperhatikan.

3. Kalau saya belum hamil, sepertinya memang ada yang keliru.
Sepanjang tidak ada masalah dalam kesehatan, apalagi Anda dan pasangan Anda sudah memeriksakan ke dokter dan menjalani gaya hidup sehat, berarti ini hanya masalah waktu. Cobalah lebih santai menjalani kehidupan.

4. Kami sama-sama sehat, jadi tak ada masalah terkait kesuburan
Saat Anda berdua merasa sangat fit dan sehat luar dalam, tak berarti tak ada masalah dalam hal kesuburan. Banyak pasangan yang ternyata mengalami masalah kesuburan, namun secara fisik tak kentara. Karena itu jangan terlalu yakin dulu dengan kesehatan Anda sebelum benar-benar memastikannya kepada sang ahli.

5. Jika kami rajin berhubungan seks, pasti saya akan mudah hamil
Sepanjang tidak ada masalah soal jumlah dan kesehatan sperma maupun alat reproduksi, maka frekuensi berhubungan seks tak jadi masalah. Namun jika ingin fokus memiliki anak, sebaiknya juga memperhatikan masa subur.

6. Sepanjang umur saya di bawah 35 tahun, saya sangat subur
Kesuburan seorang wanita dengan bertambahnya usia memang makin menurun. Tapi itu tak berarti perempuan usia 20-25 tahun tak bermasalah dengan organ reproduksi. Karena itu sifatnya individual.

7. Saya pasti bisa hamil jika berhubungan seks 14 hari setelah haid
Ini yang paling banyak diyakini pasangan. Padahal tak semua perempuan daur haidnya sama: 28-29 hari. Cara menghitung masa subur seperti ini memang yang paling banyak diyakini orang.

8. Saya dan pasangan tidak melakukan apapun selain seks, agar bisa hamil
Memang tidak ada gunanya berpegang pada godaan iklan yang menjanjikan kekuatan seks dan sebagainya agar anda bisa segera hamil. Sebab boeh jadi obat semacam itu malah membunuh sperma atau mempengaruhi cairan miss V anda.

9. Kalau hamil pertama gampang, yang kedua pasti mudah
Saat hamil pertama mungkin Anda merasa tak bermasalah. Tapi jangan beranggapan untuk kehamilan selanjutnya bakal sama juga.

10. Masalah kesuburan jarang terjadi
Satu dari enam pasangan mengalami masalah kesuburan. Ketidaksuburan memang kata yang menyakitkan. Karena banyak pasantan yang taki ingin mengangkat isu ini ke permukaan dan Anda lebih suka memendamnya sendiri. Padahal tahukah Anda dengan lebih banyak terbuka dan konsultasi ke dokter, masalah akan lebih cepat teratasi dan Anda berdua terbebas dari stress. (sumber: majalah 9 months)

1 Response to "10 mitos soal kehamilan"

bagi yg mo kenalan, curhat, konsultasi, dll, silahkan
sms/call: 087729577666

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: